Pages

Showing posts with label komik. Show all posts
Showing posts with label komik. Show all posts

Comical Words (9)

No comments:
Kenji Endo (dalam 20th Century Boys karya Naoki Urasawa):
Jadi penjahat itu sulit.... Jadi pembela kebenaran lebih mudah.
Juushirou Ukitake (dalam Bleach karya Tite Kubo):
Ada dua hal dalam bertarung. Selama kita melibatkan diri dalam pertarungan, kita harus terus memastikannya. Pertarungan untuk melindungi nyawa dan pertarungan untuk melindungi harga diri...!
Chris Flyer (dalam Q.E.D. karya Motohiro Katou):
Binatang buas yang menguasai keuangan dunia adalah sifat serakah tanpa batas dan kepercayaan diri tanpa tanggung jawab.

Comical Words (8)

1 comment:
Koetsu Honami (dalam Vagabond karya Takehiko Inoue):
Kalau membuka hati dan menerimanya, semua hal di dunia ini pada dasarnya indah.
Yukiji Setoguchi (dalam 21st Century Boys karya Naoki Urasawa):
Kalau berandai-andai terus, tak akan selesai.
Yo Mizunashi (dalam Rocket Man karya Motohiro Katou):
Semua orang di dunia ini mempunyai masalahnya masing-masing... dan banyak sekali terjadi kenyataan dalam hidup ini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tapi jika kita tidak berusaha mempelajari berbagai macam hal, dan jika kita tidak mencoba melakukan banyak hal dan tak akan pernah bisa melangkah ke depan, kita saat ini hidup dalam sebuah gravitasi!! ... Aku telah berkelana dan merasakan kebebasan!! Suatu saat nanti, akan kukalahkan gravitasi ini dengan kekuatan sendiri!!

Comical Words (7)

No comments:
Pain (dalam Naruto karya Masashi Kishimoto):
Yang tidak mengenal penderitaan takkan tahu arti kedamaian sejati.
Prof. Tenma (dalam Pluto karya Naoki Urasawa dan Osamu Tezuka):
Artificial Intelligence itu bukan sesuatu yang diciptakan, tapi sesuatu yang tumbuh. Kesedihan yang dalam, penderitaan, semua itu menumbuhkan Artificial Intelligence.
Fractal (dalam Rocket Man karya Motohiro Katou):
Manusia takut akan kematian, tapi ketakutan sebenarnya adalah bahwa dunia akan berlanjut meski kamu hancur. Pada perang terakhir, kematian itu sama dengan akhir dunia. Di sana ada dunia di mana orang telah bebas dari ketakutan akan kematian.

Comical Words (6)

No comments:
Prof. Hoffman (dalam Pluto karya Naoki Urasawa dan Osamu Tezuka):
Ingatan manusia itu praktis. Punya fungsi untuk melupakan. Kalau terus-terusan menyimpan ingatan yang menyedihkan, dia tak akan bisa hidup. Makanya, dilupakan.
Shiro (dalam Adventure Boy [Boken Shonen] karya Adachi Mitsuru):
Walau nggak ketemu selama bertahun-tahun, teman masa kecil tetap teman masa kecil.
Red (dalam Red karya Kenichi Muraeda):
Aku nggak akan menceritakan masa laluku. Meskipun ditanya seratus kali, aku nggak punya kewajiban untuk menceritakan.

Comical Words (5)

No comments:
Chouichirou Nagareboshi (dalam Comic Bomber [Hoero Pen] karya Shimamoto Kazuhiko):
Kau masih berharap ada hal-hal yang indah!? Hal-hal indah hanya ada di komik!!
Aienes (dalam Rocket Man karya Motohiro Katou):
Pengetahuan yang dimiliki oleh seorang manusia tidak lebih dari sebutir pasir yang ada di padang pasir. Akan tetapi dalam kehidupannya manusia selalu dihadapkan oleh beberapa pilihan. Jalan manakah yang akan dipilihnya? Karena khawatir, manusia selalu mengumpulkan informasi. Akan tetapi informasi yang kita kumpulkan hanya dengan satu tangan saja tidak akan ada artinya di antara hamparan padang pasir.
Lin Yao (dalam Fullmetal Alchemist karya Hiromu Arakawa):
Teman selalu terhubung dengan jiwa!! Makhluk yang jiwanya ternoda pun tak bisa melupakannya!!

Comical Words (4)

No comments:
Sou Touma (dalam Q.E.D. karya Motohiro Katou):
Matematika senjata terkuat untuk mendekati kebenaran.
Haruka Sekiyama (dalam C.M.B. karya Motohiro Katou):
Kita tidak tahu sesuatu itu benar atau salah sebelum memilihnya, bukan? Kita memilih sesuatu bukan karena itu 'benar', tapi karena ingin memilihnya. Gagal pun tidak masalah, 'kan, selama itu kita putuskan sendiri. ... Karena itu, aku hanya melihat ke depan, yang menentukan itu benar atau salah adalah diriku di masa depan. Rugi sekali jika kita menyia-nyiakannya dalam kebimbangan, bukan? Karena manusia tidak bisa menghentikan jalannya waktu.
Sakamaki (dalam Rocket Man karya Motohiro Katou):
Pada saat kita mendapatkan informasi dari orang yang tidak kita kenal, itu membuat kita berada di posisi yang menguntungkan. Padahal ketika kita berpikir seperti itu, justru sebaliknyalah yang terjadi. Kita justru kehilangan 'kebenaran' tentang diri kita dan sekitar kita.

14/2 ≠ 7/1

1 comment:
book stack
Sekadar mengingatkan, ini bukan ketikan tentang matematika. (Segala angka dan simbol matematis silakan dicerna sesuai konteksnya.) Ini hanya "cerita" tentang hari-beli-buku saya yang, sejauh ini, barangkali Sabtu-Ahad (6-7/6) kemarinlah dua hari berdensitas terbesar: 14 buku per 2 hari, alias 14/2. Tapi 14/2 yang ini tidak sama dengan 7/1.
Hari pertama, Sabtu, berburu buku untuk kado ("proyek kerja sama" dengan seorang rekan) buat seorang kawan yang nikah besoknya. Beberapa judul rekomendasi seorang teman tak satu pun dijumpai. Akhirnya, bermodalkan insting, didapat empat buku (semoga kali ini insting saya bekerja baik): "sepasang" buku My Wife, My Princess dan My Husband, My Prince (GIP, masing-masing karya M. Irfan Hidayatullah dan Ifa Avianty), The Leader in Me (GPU) karangan Stephen R. Covey, dan I Love U, Ayah Bunda (Hikmah) dari Ayah Edy.

Menanam 1 Berbuah 4

No comments:
1 buku jadi 4 buku
Setelah sekira 8 hari masa tunggu, mereka pun akhirnya tiba siang tadi. Inilah keempat pilihan (dan "pilihan") saya, hadiah IT's Yours EMO edisi perdana untuk (kisah) si pocong imut. "Menanam" satu "berbuah" empat.
Hmmm, dua di antaranya komik ya. Yah, tak apalah. Daripada memilih buku yang tak diminati, ujungnya malah tak terbaca. (Jangankan yang tidak diminati, buku-buku yang diminati pun banyak, sebagian besar malah, yang belum dibaca.) Yang jelas, komik (hampir) pasti dibaca, entah dengan nasib dua sisanya.
Oke, bersiap ke "pertempuran" untuk periode kedua Mei 2009. Siapa tahu menang (lagi dan dapat buku gratis lagi, ^_^;).

Pocong Imut Nggak Bikin Takut

2 comments:
Mastering Chibi Character - Cover depan
Judul: Mastering Chibi Character
Penulis: Bonnie Soeherman, Adhicipta R. Wirawan
Tebal: xii + 121 halaman
Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta
Cetakan: I, 2009
ID buku: EMK121090564
Imut, lucu, menggemaskan. Begitulah kesan yang muncul ketika suatu karakter digambar dalam gaya chibi. Bahkan karakter antagonis atau makhluk seram semisal monster atau hantu, ketika digambar dengan gaya chibi, bisa memberikan kesan yang sama.
Berawal dari manga dan anime (komik dan animasi Jepang), kini gaya gambar chibi telah merambah komik dan animasi dunia, termasuk Indonesia. Gaya gambar chibi begitu popular dan digemari.

Comical Words (3)

No comments:
Hozoin In'ei (dalam Vagabond karya Takehiko Inoue):
Kalau kau berniat membalas semua kebaikan yang sudah kau terima selama ini, seumur hidup tak akan pernah cukup, kan?
Shinra Sakaki (dalam C.M.B. karya Motohiro Katou):
Karena yang namanya hal atau benda yang berharga itu kebanyakan hilang sebelum kita menyadari nilainya dan bahkan tidak menyadari kehilangannya.
Jenderal Zhang Liao (dalam New Legenda Naga [Ryuurouden: Chuugen Ryouran Hen] karya Yoshito Yamahara):
Orang cerdas yang sebenarnya adalah orang yang mampu bertahan dalam kesulitan di mana tak ada kedamaian.

Comical Words (2)

No comments:
Gaara (dalam Naruto karya Masashi Kishimoto):
Penderitaan atau kesedihan... juga kebahagiaan..., kita bisa saling berbagi perasaan seperti itu dengan orang lain.
Narator (dalam Fullmetal Alchemist karya Hiromu Arakawa):
Pelajaran yang tidak disertai rasa sakit tidak akan ada artinya, karena manusia tak akan mendapat apa pun tanpa pengorbanan.

Comical Words (1)

No comments:
Hikari Amamiya (dalam H2 karya Mitsuru Adachi):
Sebagian besar orang menarik garis pembatas diri, bahkan sebelum dia melebihi batas kekuatan diri yang sebenarnya, tanpa menyadari kemungkinan berhasil yang tinggal satu langkah di depan.
R (dalam Rocket Man karya Motohiro Katou):
Hanya orang yang berusaha hari ini yang bisa menentukan nasib hari esok.
Kenji Endo (dalam 20th Century Boys karya Naoki Urasawa):
Kalau kita berjuang dengan sungguh-sungguh, tak ada satu pun yang bisa menghalangi.