Pages

Showing posts with label aplikasi. Show all posts
Showing posts with label aplikasi. Show all posts

Main URL ABC Yuk!

4 comments:
Jalan-jalan maya kali ini, saya tersangkut di sini: permainan URL ABC. Hmmm, tampaknya menarik. Coba main, ah.
Aturan mainnya simpel: Jalankan browser web favorit Anda yang paling sering Anda gunakan. Ketikkan satu huruf di address bar/location bar (atau apa pun istilahnya yang dipakai browser itu) untuk melihat (URL) apa yang muncul paling atas yang “disarankan” browser. Lakukan hal tersebut untuk setiap huruf dalam abjad, dari A sampai Z, lalu catatlah hasilnya.
Hasil dari jalan-jalan lanjutan, permainan ini dicetuskan oleh Tim Van Damme:
A simple game: Go to the address bar in your favorite browser, and type one letter. Start with “a”, end with “z”.
Oh ya, alih-alih memakai satu browser, di sini saya menggunakan dua: Mozilla Firefox dan Google Chrome. Keduanya memang yang paling sering saya pakai (dan menjadi favorit saya untuk alasan masing-masing). Tidak ada maksud khusus dengan penggunaan dua browser ini, sekadar ingin melihat perbandingan hasil yang didapat oleh masing-masing.
Nah, setelah saya mainkan, berikut inilah hasilnya.

10 Tahun Blogger, Dapat Hadiah Apa?

2 comments:
Blogger logo
Pertama kali saya (kenal blog dan) ngeblog ya di blog Friendster pada Mei 2005, sementara di Blogger baru pada Mei 2008. (Hmmm, entah mengapa beberapa hal seputar blog terjadi di Mei.)
Ahad (23/08/2009) ini Blogger berulang tahun. Blogger diluncurkan oleh Pyra Labs pada 23 Agustus 1999, menjadi bagian dari Google setelah diakuisisi pada 2003, dan kini merupakan platform blogging terbesar di dunia. (Haha, kalau saya sih, di Agustus 1999, jangankan ngeblog, Internet saja belum tahu. Jangankan Internet, komputer saja baru kenal. D'oh!)
Di ulang tahunnya yang ke-10 ini Blogger menjanjikan banyak hadiah dalam bentuk fitur-fitur baru. Sayang pihak Blogger tidak menyebutkan apa pastinya. Mereka hanya menunjuk ke daftar ini sebagai acuan. Jika menilik ke daftar tersebut, beberapa usulan tampak terinspirasi oleh WordPress, semisal threaded commenting dan laman statik alias page (keduanya termasuk di antara yang saya sukai dari WordPress).
Wah, sepertinya bakal menarik nih. Jadi, kita tunggu saja fitur-fitur baru yang akan hadir di Blogger.

Blogged with Flock

No comments:
Flock icon
Baru-baru ini (30/7) saya mencicipi Flock. Selama ini, sejak pertama kali kenal, browser favorit saya adalah Firefox. Sayang sekali, karena tampaknya saya mulai menyukai Flock. Sebabnya? Yah, karena Flock sangat mirip dengan Firefox! (Sebentuk Firefox-complex? Mungkin, heuheuheu....) Ups, nanti saja berpanjang-lebar-tinggi tentang Flock. Karena sekarang bukan itu yang akan dibahas. (Halah, dibahas, kayak yang penting aja. Eits, jangan salah, ini juga portant kok.)
Oke, balik ke jalur asal: ngeblog dengan Flock. Lho, ngeblog kan bisa dengan browser mana pun? Ya, memang. Tapi, dengan Flock, kita bisa ngeblog langsung dari browser tanpa masuk ke layanan hosting blog (semisal Blogger atau WordPress). Tentu, kita terlebih dahulu harus mengotentifikasi akun (-akun) blog kita yang akan menerima postingan dari Flock.

Warna Dikoreksi, Gambar Makin Seksi

No comments:
Mengupas Rahasia Warna Photoshop
Judul:
Mengupas Rahasia Warna Photoshop
Penulis:
Jubilee Enterprise
Penerbit:
Elex Media Komputindo, Jakarta
Tahun:
2009
Tebal:
viii + 156 halaman
ID buku:
EMK121090622
Tidak puas dengan tampilan gambar (foto) digital, baik hasil jepretan kamera digital atau telepon selular maupun hasil pindaian foto? Tentu para amatir yang kurang menguasai teknik fotografi sering mengalaminya. Gambar terlalu terang atau gelap, kontras yang buruk, warna yang pucat dan tampak hambar, dan sejenisnya. Adakah cara memperbaikinya?
Photoshop jawabannya. Ia menyediakan fitur-fitur hebat bagi perbaikan kualitas gambar. Foto hambar bisa berubah jadi lebih hidup dan memikat melalui, antara lain, koreksi warna.
Buku full-color ini mengupas teknik-teknik perbaikan gambar melalui koreksi warna memakai Photoshop. Bahasan dimulai dengan pengaturan preferensi workspace untuk keperluan koreksi warna, berlanjut dengan ulasan teori warna, koreksi warna, dan fitur-fitur Photoshop yang berkaitan dengan warna. Beberapa fitur yang dipakai untuk koreksi warna antara lain Channels, Histogram, Levels, Info, dan Curves. Bahasan teoretis ini disertai contoh-contoh kasus praktis yang disajikan dalam bentuk tutorial.
Sayangnya, studi-studi kasus yang juga bergaya tutorial di Bab 5 dan 6 minim penjelasan konseptual mengapa harus begini atau begitu yang luput dari bahasan teoretis di empat bab sebelumnya. Hal ini berarti untuk piawai mengoreksi warna tetap saja mesti melalui pengalaman, mencoba berulang kali sampai didapat teknik dengan hasil memuaskan. Buku ini bisa menjadi panduan dasarnya.
Setelah dikuasai, koreksi warna bisa membuat foto berwarna hambar jadi tampil lebih menawan.

deviantART's Portfolio (The Awesome Version)

No comments:
Bertandang ke dA setelah sekian lama, ketemu dengan ini. Aha, portofolio online!
Introduksinya bisa disimak dalam video di atas. Beberapa sampel yang disebutkan dalam artikel asalnya, semuanya keren. Tentu saja, itu karena isinya memang karya-karya keren.
Ingin coba bikin, tapi tak tahu akan diisi apa. Apa yang mau dipamerkan? Entahlah. Mungkin suatu saat, huhuhu....

Hati-hati, Jangan Sampai Hilang Hati

2 comments:

Judul:
Photoshop for Abusement
Penulis:
Bonnie Soeherman
Penerbit:
Elex Media Komputindo, Jakarta
Tahun:
2008
Tebal:
xvi + 114 halaman
ID buku:
EMK121081280
Jika buku lain umumnya menampilkan sisi baik aplikasi grafis, sebaliknya buku ini mengungkap sisi gelap–nya: kebohongan dan kejahatan grafis.
Photoshop dan aplikasi sejenisnya memang diperuntukkan bagi manipulasi grafis, untuk membuat “kebohongan” grafis. Tapi, jika “kebohongan” itu ditujukan agar diyakini bahwa itu asli, inilah kebohongan sebenarnya. Lalu, jika kebohongan itu dijadikan alat untuk meraup untung dengan merugikan pihak lain, jadilah ia kejahatan.
Penyalahgunaan aplikasi grafis, misal Photoshop seperti dicontohkan di sini, yang bisa dikategorikan sebagai kebohongan dan kejahatan grafis mencakup image grabbing; photo puzzling; image abusement; pemalsuan dokumen dan otorisasi; merek, kemasan, dan produk imitasi; grafis (iklan) palsu; dan plagiarisme. Ini berlaku bagi semua aplikasi grafis, tak cuma Photoshop.
Buku ini “mengajarkan” teknik manipulasi yang biasa dipakai pixel jockey untuk melakukan kebohongan (dan kejahatan) grafis. Bukan mengajak pembaca untuk mempraktikkannya sebagai alat kejahatan, namun agar kita lebih waspada dalam menanggapi produk grafis. Karenanya, dikupas pula teknik analisis untuk menguji keaslian karya grafis dan cara untuk memperkecil peluang penyalahgunaan karya grafis kita.
Karena disalahgunakan, jadi burukkah aplikasi grafis itu? Aplikasi grafis, sebagai alat, baik atau buruknya berpulang kepada penggunaannya. Di sinilah hati (nurani), di samping hukum, berperan sangat penting. Jadi, dalam dunia grafis pun, jangan sampai kehilangan hati.

Wolfram|Alpha, "Mesin Cari" Komputasional

No comments:
Logo Google
Dalam hal cari-mencari di jagad Internet, barangkali sulit untuk dipungkiri, saat ini Google berada di posisi puncak mesin cari (search engine). Dengannya kita bisa mencari (dan mendapatkan) hampir segalanya (tentunya, dengan kata kunci yang tepat). Inilah resminya apa yang bisa dicari lewat Google (ditambah Google hacking yang membuatnya jadi lebih "powerful").
Di sini kita fokuskan ke satu fitur: fitur Calculator menjadikan Google juga bisa dipakai sebagai "mesin hitung"—sebuah kalkulator. Nyatanya, kalkulator ini cuma bisa menangani komputasi numerik, tak berdaya ketika berhadapan dengan komputasi simbolik. Coba "tanyakan" kepada Google, misalnya, berapa hasil integrasi x2 sin3(x) dx.
Oke, Google bisa mengantarkan kita ke situs-situs yang (mungkin) memiliki jawabannya. Tapi, bagaimana kalau ada mesin cari yang bisa memberikan jawabannya secara langsung, bukan lewat situs-situs yang ditunjuknya?

Pocong Imut Nggak Bikin Takut

2 comments:
Mastering Chibi Character - Cover depan
Judul: Mastering Chibi Character
Penulis: Bonnie Soeherman, Adhicipta R. Wirawan
Tebal: xii + 121 halaman
Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta
Cetakan: I, 2009
ID buku: EMK121090564
Imut, lucu, menggemaskan. Begitulah kesan yang muncul ketika suatu karakter digambar dalam gaya chibi. Bahkan karakter antagonis atau makhluk seram semisal monster atau hantu, ketika digambar dengan gaya chibi, bisa memberikan kesan yang sama.
Berawal dari manga dan anime (komik dan animasi Jepang), kini gaya gambar chibi telah merambah komik dan animasi dunia, termasuk Indonesia. Gaya gambar chibi begitu popular dan digemari.