Pages

Showing posts with label situs. Show all posts
Showing posts with label situs. Show all posts

Google Says, “Happy Birthday Abdul!”

No comments:
Jika hari ini adalah hari ulang tahun Anda, silakan kunjungi laman depan Google dan dapatkan kejutan dari Google khusus untuk Anda.

21 Ayat dari Surat 17

No comments:
Beberapa waktu lalu saya beroleh ‘tugas menghafal’ 21 ayat dari Al-Isrâ’. Konon, salah satu cara untuk mencepatkan penghafalan yang bisa dipakai antara lain adalah dengan ‘membiasakan’ pendengaran terhadap hafalan, yaitu dengan sesering mungkin mendengarkannya.
Dalam rangka mencoba metode itu, saya lalu mencari unduhan audio (MP3) bacaan Al-Quran per ayat. (Saya sebenarnya sudah punya berkas [file] MP3 satu Al-Quran penuh, satu surat per berkas, tapi rasanya kurang efisien dan kurang efektif kalau mesti mendengarkan satu surat sedangkan yang ingin disimak hanya beberapa ayat darinya.)

deviantART's Portfolio (The Awesome Version)

No comments:
Bertandang ke dA setelah sekian lama, ketemu dengan ini. Aha, portofolio online!
Introduksinya bisa disimak dalam video di atas. Beberapa sampel yang disebutkan dalam artikel asalnya, semuanya keren. Tentu saja, itu karena isinya memang karya-karya keren.
Ingin coba bikin, tapi tak tahu akan diisi apa. Apa yang mau dipamerkan? Entahlah. Mungkin suatu saat, huhuhu....

Pengawankataan

No comments:
Wordle
Robin Wauters menulis di TechCrunch mengenai cara lain memandang Terms of Service (atau Terms of Use) beberapa perusahaan Internet semisal Digg, Facebook, Google, MySpace, Twitter, Yahoo, dan YouTube. "Cara lain" dimaksud berupa visualisasi awan kata (word cloud) yang dibuat dengan Wordle ciptaan Jonathan Feinberg.
Wordle adalah sebuah "mainan" untuk menciptakan awan kata dari teks yang diberikan. Awan kata ini menggambarkan densitas tiap kata. Langkahnya sederhana saja. Cukup sediakan teks yang akan diawankatakan, lebih banyak lebih baik. Bisa dengan langsung mengisikan teks ke area yang tersedia; atau dengan mengisikan URL blog, feed blog, atau sembarang laman situs web yang memiliki feed Atom atau RSS; atau dengan mengisikan user name del.icio.us untuk mengawankatakan tag-tagnya.

Wolfram|Alpha, "Mesin Cari" Komputasional

No comments:
Logo Google
Dalam hal cari-mencari di jagad Internet, barangkali sulit untuk dipungkiri, saat ini Google berada di posisi puncak mesin cari (search engine). Dengannya kita bisa mencari (dan mendapatkan) hampir segalanya (tentunya, dengan kata kunci yang tepat). Inilah resminya apa yang bisa dicari lewat Google (ditambah Google hacking yang membuatnya jadi lebih "powerful").
Di sini kita fokuskan ke satu fitur: fitur Calculator menjadikan Google juga bisa dipakai sebagai "mesin hitung"—sebuah kalkulator. Nyatanya, kalkulator ini cuma bisa menangani komputasi numerik, tak berdaya ketika berhadapan dengan komputasi simbolik. Coba "tanyakan" kepada Google, misalnya, berapa hasil integrasi x2 sin3(x) dx.
Oke, Google bisa mengantarkan kita ke situs-situs yang (mungkin) memiliki jawabannya. Tapi, bagaimana kalau ada mesin cari yang bisa memberikan jawabannya secara langsung, bukan lewat situs-situs yang ditunjuknya?

Wedsite

No comments:
Di satu kesempatan chat dengan seorang teman, ia melontarkan ide penyediaan layanan pembuatan weddsite.
Apa? Weddsite? Saya pikir, awalnya, ia salah ketik website menjadi weddsite.
Hampir akan saya konfirmasi, Maksudnya websi..., tapi lalu saya sadar kalau huruf /b/ dan /d/ di kibor (pernah baca di satu majalah, keyboard diserap jadi kata ini) cukup berjauhan; lagipula ia mengetik dua /d/.
Ini bukan salah ketik, pikir saya. Dan itulah memang maksudnya: weddsite, alias wedding site. (Di sini, saya pakai satu /d/ mengacu ke kata dasarnya, wed.)

Magic 1089 on dA

2 comments:
Pernah liat satu buku desain grafis yang, dengan provokatif, di kaver depannya dipampang: "Everyone is a designer!" Hm..., boljug. Mungkin emang begitu.
Pas buka dA saya, heran juga ada notif komen dari sini. Setau saya, yang biasa pake id itu temen yang satu ini. Tadinya sih, mau minta konfirmasi perihal "keajaiban" magic 1089 on dA ini di sini, tapi udah keduluan sama klarifikasi yang empunya.*) (Jadilah next part-nya kayak di bawah.)
Nah, "fenomena" magic 1089 on dA ini, balik ke buku di awal, mungkin yang lebih umum: "Everyone is an artist!" Tapi tunggu..., jadinya seseorang anggota dA gak berarti dia artis, kan? Emang sih, dA dideklarasikan sebagai artist community, tapi apa semua yang di dA adalah artis? Kayaknya enggak juga. Buktinya saya yang jelas2 bukan seorang artis, berani2nya nampang di dA. (Kalaupun seandainya cuma ada 1 nonartis di dA, bisa jadi itulah saya!)
So, you needn't to be an artist to become a deviant. (Ya iya lah..., lagian ga ada pertanyaan "Are you an artist?" pas daftar di dA, kan?)
Oke, selamat men-dA!

*) Just a portant info: this post drafted on July 7th, published on July 22nd.

ATM Canggih

No comments:
Teknologi ATM (Automated Teller Machine, yang secara kreatif diterjemahkan di Indonesia sebagai Anjungan Tunai Mandiri atau di India sebagai Any Time Money) saat ini bisa dibilang sudah canggih, tapi coba bandingkan dengan "generasi pendahulu"-nya yang memiliki fitur-fitur:
  • Audio-visual recognition. Identifikasi nasabah dengan pengenalan suara dan rupa, jadi tidak memerlukan kartu atau PIN.
  • Fully connectable. Bukan ATM bank mana pun, tetapi bisa terhubung dengan bank mana pun.
  • Accountless access. Karena bukan ATM bank apa pun, jadi tidak perlu memiliki rekening bank dan menabung di sana untuk bisa mengambil uang dari atau melakukan pembayaran tagihan melalui ATM ini.
  • Nonpublic. Satu ATM hanya melayani beberapa nasabah tertentu (paling banyak mungkin 10-15), dan nasabah-nasabah itu hanya bisa mengakses 1 ATM itu saja (meski kadang 1 nasabah bisa memiliki akses ke lebih dari 1 ATM serupa).
  • Mobile. Bukan lagi bisa dipindahkan (portabel), tetapi bisa berpindah (meski memiliki 1 tempat menetap tertentu).
  • Self-contained. Ya, ATM ini mengisi dirinya sendiri.
  • Self-maintained. Juga mampu merawat dirinya sendiri.
  • Nonelectric-powered. Tidak menggunakan tenaga listrik (secara langsung).
Dan banyak fitur lainnya yang tidak dipunyai ATM-ATM bank yang ada saat ini.
Keberadaan ATM generasi awal ini masih banyak tersebar dan digunakan di seluruh penjuru dunia, tanpa tergantikan oleh ATM-ATM bank yang hadir setelahnya. Nah, salah 1 contoh ATM jenis ini bisa dilihat fotonya di sini.

I Draw (Again, Finally!)

2 comments:
Rumah pun masih sama (ya iya lah, kan belum ganti). Alhamdulillah, keluarga juga baik2 aja.
Masih desa yang sama, yang bentar lagi (23/7) bakal ngadain pilkuwu (kuwu = kades). Nah, pilkuwu kali ini... bla... bla... bla.... (Entah kenapa, males sama urusan kayak gini.) Mendingan ngobrolin hal2 gak-penting lainnya, kayak yang berikut.
Ada "proyek" sebenernya di pulkam kali ini: ngegambar. Yep, setelah sekian lama, saya bisa balik ke hobi-lama-yang-terbengkalai. (Akhirnya!) Ada temen yang "pesen" gambar Gaara sadis (plus temen lain yang juga pernah "mesen" gambar). Mungkin karena skil-gambar saya udah turun (lama ditinggalin, sih), dalam 1 minggu itu cuma bisa dapet 4 gambar. Itu pun mesti ngumpulin ingetan2 gimana saya ngegambar dulu, ngebiasain tangan yang udah lama ninggalin pensil-pena gambar & beralih ke tetikus-kibor.
Dua yang Gaara ditampilin di bawah di samping (2 lainnya gak bisa ditampilin di sini, cuma buat si pemesan, entah kalo dia sendiri yang nampilin di mana).
Makasih buat para "pemesan" yang udah ngasih saya kesempatan buat ngerasain lagi kesenangan-yang-udah-hampir-saya-lupain ini. Maaf kalo ga sesadis yang diharepin, ya cuma segitu kebisaan saya saat ini.
Hmmm..., kapan saya bisa ngegambar lagi ya?