Pages

Wedsite

No comments:
Di satu kesempatan chat dengan seorang teman, ia melontarkan ide penyediaan layanan pembuatan weddsite.
Apa? Weddsite? Saya pikir, awalnya, ia salah ketik website menjadi weddsite.
Hampir akan saya konfirmasi, Maksudnya websi..., tapi lalu saya sadar kalau huruf /b/ dan /d/ di kibor (pernah baca di satu majalah, keyboard diserap jadi kata ini) cukup berjauhan; lagipula ia mengetik dua /d/.
Ini bukan salah ketik, pikir saya. Dan itulah memang maksudnya: weddsite, alias wedding site. (Di sini, saya pakai satu /d/ mengacu ke kata dasarnya, wed.)

H28: The Last Day

No comments:
Tempat: Masjid Al-Mau'izhatul Hasanah, Pisangan, Ciputat
Formasi: 4(2T)+3W
Waktu: 30 menit
Tausiah pra-Tarawih: Babak final
***
Ibarat pertandingan atau perlombaan olahraga, saat ini Ramadhan berada dalam babak final. Cuma beberapa 'peserta' yang masih bertahan. Bahkan mungkin lebih sedikit lagi yang benar-benar jadi 'juara' di akhir Ramadhan dan beroleh trofi 'Kembali kepada Kesucian'.

H20: LQ

No comments:
Tempat: Masjid Al-Ittihad, Pisangan, Ciputat
Formasi: 4(2T)+3W
Waktu: 30 menit
Tausiah pasca-Tarawih: Lailatul Qadar
***
Lailat al-Qadr. Berasa asing? Oke, kalau begitu kita pakai saja versi Indonesianya: Lailatul Qadar. Ini adalah sebutan untuk suatu malam dalam Ramadhan. Artinya 'Malam Kemuliaan'. Mengapa malam tersebut dikatakan mulia? Apa bedanya dengan malam-malam lainnya? Pertama, karena LQ berada dalam Ramadhan, bulan mulia. Terus, bedanya dengan 28 atau 29 malam lainnya di Ramadhan? Oke, kedua, LQ bernilai lebih baik daripada (bukan sama dengan, tapi lebih baik daripada) 1000 bulan alias 83 tahun 4 bulan. Terus? Ketiga, para malaikat dan Roh Kudus (Jibril) turun pada LQ. Terus? Keempat, pada LQ Al-Quran pertama kali diturunkan. Terus? (Terusin sendiri cari2 keutamaan LQ dari sumber lain—Pengetik.)
Nah, kalo gitu, kapan datanganya LQ?

H19: Tertukar? Kok Bisa?

No comments:
Tempat: Masjid Baiturrahmah, Pisangan, Ciputat
Formasi: 2(4T)+3W
Waktu: 30 menit
Tausiah pra-Tarawih: Tips tingkatkan iman
***
Bagus, sebelum salat (Isya, Tarawih, Witir), imam menghadapi makmum, mengecek kelurusan dan kerapatan saf dan tidak memulai takbir sebelum saf makmum benar-benar rapi. Jadi tidak hanya anjuran berupa ucapan seperti di beberapa masjid.
***
Beberapa cara meningkatkan iman antara lain: memperbanyak membaca ayat Allah (yang tersirat dan tersurat), sering ikut dalam jamaah, banyak menghadiri majlis-majlis taklim, dan mempererat silaturahmi agar bisa saling berwasiat.
***
Argh! Sandal 'tertukar' setelah salat Subuh di M. Fathullah. Heran, bagaimana sih kakinya itu? Masak tidak berasa? Sandal saya polos original, sedangkan tukarannya yang ada di hadapan saya sudah 'diukir' beberapa huruf (sepertinya inisial si empunya). Memang merk, tipe dan warnanya sama, tapi yang ini nomor 10,5, sementara punya saya nomor 9,5! Apakah beda ukuran sebegitu tidak terasa? Argh!

H18: Syukur 3D

No comments:
Tempat: Masjid Al-Muhajirin, Pisangan, Ciputat
Formasi: 4(2T)+3W
Waktu: 30 menit
Tausiah pra-Tarawih: Syukur
***
Syukur memiliki 3 dimensi: hati, lisan, tubuh. Ketiganya harus berkumpul. Untuk bisa disebut bersyukur, hati mesti meyakini bahwa semua nikmat berasal dari Allah, lalu mulut mengucap (misalnya) al-hamdu lillaah 'segala puji bagi Allah', dan tubuh merealisasikannya melalui tindakan, yaitu menggunakan nikmat yang didapat sesuai yang diperintahkan atau diinginkan pemberinya.
***
Dini harinya saya bisa bersahur 'normal' untuk ke-4 kalinya.